Kamar Pidana
Tempat Lahir Sumbawa Besar, NTB
Tanggal Lahir 18/09/1953
Jenis Kelamin 1
Rekam jejak pekerjaan CPNS-PN Mataram-1979, Hakim-PN Dompu-1983, Hakim-PN Klungkung-1990, Wakil Ketua-PN Manna-1991, Ketua-PN Takengon-1996, Ketua-PN Sumedang-2000, Ketua-PN Karawang-2003, Ketua-PN Tangerang-2005, Hakim Tinggi-PT DKI-2007, Panitera-Mahkamah Agung-2010
Pelanggaran kode etik Ya. Hakim Agung Suhadi dilaporkan ke Komisi Yudisial oleh Koalisi Pemantau Peradilan pada 30 Agustus 2013 diduga telah melanggar etika dalam mengeluarkan putusan bebas atas terpidana korupsi, Sudjiono Timan. Koalisi pemantau peradilan melihat ada indikasi suap dalam kasus tersebut, sehingga berpengaruh terhadap putusan.
Tahun pelanggaran kode etik 2013
Sanksi yang diterima Tidak dipublikasikan oleh Komisis Yudisial
LHKPN Bisa dikategorikan bahwa Hakim Agung Suhadi tidak patuh terhadap pelaporan LHKPN karena tidak melaporkan LHKPN di tahun-tahun dari 2015-2010
Kekayaan Menurut saya masih tegolong wajar
Putusan Kontroversial Putusan No. 97 PK/Pid.Sus/2012. Dimana Suhadi menjadi Hakim Ketua dalam Persidangan bersama dengan Hakim Anggota yaitu Andi Samsan, Abdul Latif, Sophian Marthabaya, dan Sri Murwahyuni. Dalam putusan ini terpidana yaitu Sudjiono Timan di Lepaskan oleh Majelis hakim dengan pertimbangan bahwa Menyatakan perbuatan yang didakwakan kepada Terpidana SUDJIONO TIMAN tersebut terbukti akan tetapi perbuatan tersebut bukan merupakan suatu tindak pidana. Putusan ini menjadi kontroversial karena bersama hakim ad hoc Sofian Martabhaya dan Abdul Latief, keempatnya melepaskan Timan dan menjadikan hakim agung Sri Murwahyuni terjepit. Sri memilih tetap menghukum Timan sesuai putusan kasasi yaitu 15 tahun penjara.
Catatan Tambahan -
Link Media https://news.detik.com/berita/d-2338351/2-hakim-agung-yang-melepaskan-koruptor-rp-369-miliar-produk-ky

Berikan Masukan